[jokes] suka duka profesi

detektif

Pak Inspektur datang dan menghampiri Detektif Eka,
anak buahnya.

“Bagaimana, apakah sudah tercium siapa pembunuhnya ?”
tanya Inspektur.

Dengan gugup Detektif Eka menjawab,
“Su…sudah, Komandan. Peragawati yang jadi simpanan itu
dibunuh oleh direktur perusahaan terkenal karena
meminta pertanggungjawaban. Tapi..sa…sa. ..saya belum
berhasil menciumnya, habis deg-degan sih….”

———— ——— ——— ——— ——— ——— –

Jendela

Seorang anggota prajurit angkatan laut yang baru saja
bertugas beberapa hari di sebuah kapal selam angkatan laut,
dipecat dari kesatuannya atas tuduhan menenggelamkan
kapal selam bersama awaknya. Ketika diwawancarai wartawan,
ia mengaku tidak bersalah.

“Waktu kejadian kapal selam itu tenggelam, saya malah
sedang bebas tugas, dan sedang bersiap untuk tidur,”
kata si pria.

“Lantas apa yang kemudian anda lakukan sebelum tidur?,”
tanya wartawan.

“Ya seperti kebiasaan di kampung… saya selalu buka
jendela sebelum tidur….Abis gerah sih!!,”
jawabnya dengan santai.

———— ——— ——— ——— ——— ——— –

Fotografer

Eka, seorang fotografer mendapat tugas dari editornya
untuk mengambil gambar kebakaran hutan yang sedang
terjadi di Kalimantan. Eka segera berangkat ke lapangan
terbang Pondok Cabe mencari pesawat ringan Cessna
yang disewa kantornya. Doi pun segera naik ke sebuah
pesawat yang mesinnya sedang hidup.

“Woi, Mas! Buruan berangkat! Kita udah telat, nih!”
teriak si Eka pada Jon yang duduk di kursi pilot.
“Ya….iya.. .sabar, Bu,” kata Jon gugup.

Pesawat ringan itu kemudian mengudara dengan susah payah.
Sesampainya di atas wilayah udara Kalimantan,
cuaca mendadak buruk dan penuh asap.

“Mas, turunin pesawatnya sedikit, bikin manuver,
aku mau ngambil gambar nih!” kata Eka.

“A…pa, Bu? Ngambil gambar??” tanya Jon.
“Iya. Aku ini fotografer udara!” .

“Apa??? Fotografer?? ? Jadi Ibu bukan instruktur terbang
yang mau ngajarin saya cara mendarat?!!! “

———— ——— ——— ——— ——— ——— –

Karyawan baru

Andri mendapatkan fasilitas kerja yang hebat sekali.
Dia memiliki sebuah ruang dengan AC, telepon, televisi,
internet, dan tentu saja 1 set PC yang canggih.

Suatu ketika di mengetik sebuah laporan.

Tiba-tiba saja bosnya masuk dengan marah-marah.

Bos: “Hei! Kamu menulis dengan WordStar DOS ya?
Dasar Bodoh!Sekarang itu sudah tahun 2006!!
Harusnya kamu bisa menulis dengan Microsoft Word!!”

Andri : “Habis ini ruang ber-AC sih!”
Bos: “Apa hubungannya dengan hal itu?
Jangan cari-cari alasan!!”

Andri : “Bos lihat saja sendiri ke AC itu!”

Bos itu lalu melihat ke AC dan ada tulisan:

“…AIR CONDITIONED ROOM, DO NOT OPEN WINDOWS!!”

Andri: “Kalau buka Windows saja tidak boleh
bagaimana mau buka Microsoft Word!!!!”
———— ——— ——— ——— ——— ——— –

Otak

Seorang pegawai restoran minang, di pecat oleh bosnya
karena menawarkan gulai otak kepada bosnya yang
sedang makan. Padahal dia bertanya dengan sopan

“Bapak makan tidak pakai otak?”
———— ——— ——— ——— ——— ——— –
Pajak

Pada suatu hari Direktur Jenderal Pajak sedang melakukan
dengar pendapat dengan Komisi IX DPR tentang pajak.

Dirjen Pajak mengatakan, “Adalah suatu kehormatan bagi
kita sebagai warga negara untuk membayar pajak dengan
TERSENYUM,” ujarnya memaparkan program2nya.

Jon yang kebetulan mempunyai bisnis di daerahnya cukup besar,
langsung berteriak kegirangan,
“Allhamdulillah, tadinya saya kira bahwa pajak harus dibayar dengan
uang.”

8 thoughts on “[jokes] suka duka profesi

  1. sorayalannazia said: OtakSeorang pegawai restoran minang, di pecat oleh bosnyakarena menawarkan gulai otak kepada bosnya yangsedang makan. Padahal dia bertanya dengan sopan”Bapak makan tidak pakai otak?

    paling demen ama yg ini hehehehehhehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s