Modus baru : untuk para pengemar CD bajakan!

Hati-hati bila anda habis membeli cd dan dvd mangga dua karena sekarang

ada modus baru pemerasan dengan mengaku sebagai polisi yg sedang razia

cd bajakan

Kejadian ini terjadi pada hari Minggu, 10 Desember 2006 jam 13.30 wib

Waktu itu saya mau pulang dari mangga dua habis membeli cd2 program

desain (kebetulan saya hobi mendesain) dan harddisk lalu menuju stasiun

pangeran jayakarta dengan berjalan kaki. Saat itu saya tidak merasa ada

yang membututi saya, karena itu saya tidak ada perasaan curiga. Lagi

pula saya terbiasa ke mangga dua bila sendiri selalu pulangnya ke

stasiun tersebut dan saat itu saya Cuma memakai kaos oblong, jeans dan

sandal jepit tanpa memakai jam tangan.

Saat saya sedang menunggu kereta saya men-cek cd2 yg saya beli dengan

bonnya takutnya ada yg tertinggal, kemudian tidak berapa lama kereta

datang kemudian saya masuk dan menyusuri gerbong untuk mencari bangku

yang kosong dan akhirnya ada satu bangku kosong dan saya langsung duduk

dibangku itu tetapi ternyata ada bapak2 yang cukup besar yg memaksa

duduk disebelah saya, saat saya masih belum curiga.

Tiba2 orang itu menanyakan apakah saya habis beli cd, saya pikir hanya

pertanyaan biasa maka saya jawab iya, lalu dia meminta saya untuk

mengeluarkan tersebut dia bialng dia ingin lihat lalu saya berikan dan

dia bilang dia adalah polisi yg sedang merazia cd bajakan, saat itu ada

temannya satu lagi yg cukup besar juga menghampiri saya. Sebenarnya saya

ingin menanyaka kartu identitas kalau memang benar mereka itu oknum

polisi, tapi entah kenapa saya tidak berani mungkin saya sudah di desak

2 orang yg besar2 sehingga menyiutkan nyali saya. Jika saya lari nanti

malah saya nanti diteriakin maling. Akhirnya oknum tersebut menahan cd

saya dan meminta saya untuk membuat surat pernyataan di kantor polisi.

Saat kereta berhenti di gondangdia saya diminta turun bersama mereka,

ternyata ada temannya satu lagi yag ikut turun jadi total mereka ada 3.

Lalu saya dibawa keluar stasiun. Anehnya saat keluar stasiun saya

dimintai karcis oleh petugas tetapi oknum2 tersebut dibiarkan lewat

saja, ini membuktikan kalo petugas2 tesebut sudah kenal dengan oknum2

itu. Sampai di luar stasiun tiba2 mereka menyetop taksi mirip2 bluebird,

saya tidak merperhatikan taksi apa karena saat itu saya panik. Lalu saya

disuruh masuk ke taksi tsb, satu duduk di depan dan saya duduk ditengah

belakang dengan dihimpit oleh mereka berdua. Lalu mereka meminta supir

taksi itu untuk ke arah kelapa Gading.

Sepanjang perjalanan mereka menginterogasi saya layaknya seorang polisi

dan mereka bilang saya akan masuk penjara, tapi mereka tidak berbicara

dengan kasar melainkan berbicara biasa saja seperti orang yg sedang

memberi nasehat. Kemudian tas saya dibongkar begitu juga dengan dompet

saya tapi mereka tidak mengambil apa2 dan mengembalikan lagi dompet

saya. Akhirnya negosiasi dimulai dengan mereka menawarkan kalau ingin

dibantu saya harus membayar sebesar Rp 5 juta. Saya katakan ya sudah

kalau memang harus begitu. Saya tidak berani menolak mereka akan bawa

saya ke kantor polisi tapi dalam pikiran saya nanti mereka malah membawa

saya ke sutau tempat dimana nanti malah saya dilukai, saya berusaha

menurti kemauan mereka agar mereka tidak mengapa2kan saya. Akhirnya

salah dari mereka meminta kartu ATM dan PIN saya yang kebetulan saat itu

saya sedang membawa kartu ATM Bank Permata dan lagi saya baru ingat saat

itu saldonya 3 kali lebih banyak sdari yg mereka minta. Dan akhirnya

taksi berhenti di gedung BNI di daerah Rawamangun sebelum Arion Plaza

jika dari arah pulo gadung. Si oknum memutuskan untuk mengambil di ATM

BNI karena tidak ada ATM permata di daerah kecuali di Arion Plaza tapi

mungkin mereka tidak mau ambil resiko di tempat keramaian. Saya di dalam

taksi dijaga oleh 2 orang dan satu orang ke ATM. Saya berpikir saat itu

habis lah semua tabungan saya. Dan saya terus berdoa agar tidak d lukai

oleh mereka.

Sehabis mereka menguras ATM saya (saat itu kartu ATMnya saya minta

kembali) kemudian salah satu dari mereka agak memaksa untuk menggunakan

kartu kredit saya untuk dibelikan handphone tetapi saya memohon agar

jangan digunakan Karena saya rasa uang dari ATM saya sudah lebih dari

yang mereka minta dan benar satu dari mereka mengatakan “tidak usah lah,

sudah cukup!”, mungkin Karena tidak jadi menggunakan kartu kredit saya

dia meminta hp cdma saya dan uang yang ada di dompet saya kalau tidak

salah ada sekitar 300 ribu dan saya hanya diberi ongkos pulang 10 ribu.

Mungkin karena mereka sudah merasa cukup lalu saya diturunkan sebelum di

perempatan pramuka.

Saat itu saya bingung mau ke mana, akhirnya saya pergi ke Arion Plaza

untuk mengecek sisa saldo ATM saya sekalian mau ambil buat ongkos

pulang. Setelah di cek, Alhamdulillah ternyata mereka hanya bisa

mengambil sekitar 9 jutaan karena sebelumnya saya di mangga dua sudah

menarik 900 ribuan, karena limit kartu saya satau hari Cuma bisa menarik

10 juta. Karena tidak ada ongkos buat pulang akhirnya saya menelpon

teman saya dan dia mau menjemput saya dan saya memutuskan untuk

menunggunya di dalam wartel karena saat itu saya masih syok dan merasa

paranoid dengan keadaan di luar. Akhirnya teman saya datang barulah saya

merasa lega dan aman.

Dari kejadian tersebut saya berkesimpulan kalo mereka itu kemungkinan

besar adalah adalah oknum2 iseng karena dari cara mereka menginterogasi

sudah terlihat professional dan lagi pula kalo mereka memang penjahat

saat di taksi pasti mereka langsung meminta ATM saya dan melukai atau

mungkin saya bisa saja dibunuh. Dan daerah operasi mereka di mangga dua

dan sekitarnya. Saat itu saya bersyukur karena saya masih sehat walafiat

tanpa kurang sesuatu apapun walaupun saya harus kehilangan harta tapi

saya ikhlaskan saja karena harta masih bisa di cari tapi kalau nyawa?

Karena itu saya memutuskan untuk tidak melaporkan masalah ini ke polisi

karena kemungkinan duit saya tidak balik malah saya keluar duit lagi.

Lagi pula ini mungkin yang di Atas sedang menegur saya.

Karena itu saya sarankan :

– Jika anda berpergian jangan pernah sendirian minimal ajak

teman 1 orang

– Bawalah duit secukupnya

– Jika harus membawa kartu ATM, bawalah yang saldonya minim

– Jika keluar dari mall (bila naik kendaraan umum) awasi

sekitar kita, apakah ada yang mencurigakan

– Segera ke arah pos penjagaan jika memang merasa dibuntuti

Mohon di sebarluaskan email ini agar tidak jatuh kembali korban2

berikutnya

Wassalam..

Best Regards,

Rian Rahardi

23 thoughts on “Modus baru : untuk para pengemar CD bajakan!

  1. sorayalannazia said: Karena itu saya sarankan :- Jika anda berpergian jangan pernah sendirianminimal ajakteman 1 orang- Bawalah duit secukupnya- Jika harus membawa kartu ATM, bawalahyang saldonya minim- Jika keluar dari mall (bila naik kendaraanumum) awasisekitar kita, apakah ada yang mencurigakan- Segera ke arah pos penjagaan jika memangmerasa dibuntuti

    plus…-minta kartu ID mereka selagi tempatnya rame:)

  2. sorayalannazia said: – Segera ke arah pos penjagaan jika memangmerasa dibuntuti

    Untuk poin ini, aku pribadi kurang percaya. Pasalnya, banyak juga oknum yang kerjasama sama penjahatnya.Ato kalo enggak, oknum itu emang beneran nolong kita ngurus kasus (kalo kitanya lapor ke polisi). Tapi ujung-ujungnya, kita juga dimintai duit pelicin juga.

  3. ninanutter said: Untuk poin ini, aku pribadi kurang percaya. Pasalnya, banyak juga oknum yang kerjasama sama penjahatnya.Ato kalo enggak, oknum itu emang beneran nolong kita ngurus kasus (kalo kitanya lapor ke polisi). Tapi ujung-ujungnya, kita juga dimintai duit pelicin juga.

    gw jg merasa spt itu!

  4. .Ya Allah manusia sudha keji banget ya skrg, cara apapun bisa dilakukan..ikut prihatin saya dengan musibahmu…smg jadi pelajaran bagi yg lain..untung aku gk prnh beli cd/vcd yg gk aslimakasih infonya Aya..ps: info ini masukkan saja ke kolom surat pembaca

  5. mrbubba2002 said: Setau gw beli CD/DVD bajakan gak dilarang; jualan gituan tuh yang di larang!

    tp ada UU baru nih!sempet ada disolialisasikan UU yg memeriksa smua CD bajakan yg berada dimobil!tp gak tau deh udh disahkan or not!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s