Opiniku & dia ttg “Berbagi Suami”

Yap! Poligami
Ada sejak dulu dan diizinkan oleh agama Islam sendiri.

Poligami itu sendiri seperti mata uang yang memiliki sisi negatif dan positifnya.

Kenapa?

Karena jika laki-laki yg ingin memiliki gaya hidup ini tetapi tidak memiliki kemampuan dari segi finansial dan keagamaan, maka itu hanya suatu dalil untuk menlancarkan keinginannya utk memuaskan “Sex” nya semata.

Lain jika laki-laki tersebut memiliki syarat itu semua, mungkin dia bisa menghambat ada gejala/penyakit gaya hidup bebas (red: free sex), perawan tua, janda yg ditinggal mati/cerai oleh suaminya terdahulu, wanita miskin untuk dinaikkan derajat/status kehidupannya.

Pernah nonton “Behind the Scenes Film Berbagi Suami”
Disana dijabarkan alasan kenapa sutradara Nia Dianata membuat film ini beserta pendapat-pendapat dari berbagai sumber seperti tokoh agama, koalisi perempuan, pria yg melaksanakan poligami (pemilik resto wong solo), dan wanita yg dipoligami itu sendiri.


Kita kutip pertama dari kehidupan nabi Muhammad saw (sumber penuturan dari koalisi perempuan)
Nabi Muhammad saw memiliki 12 istri yang dia nikahi dengan berbagai alasan dibelakangnya. Salah satunya adalah alasan politik dan penyebaran agama islam untuk mempermudah aksi nabi Muhammad maka dia menikahi salah satu wanita disuku tersebut, seperti alasannya untuk menikahi Siti Khadijah.
Dari 12 istri yg dimilikinya hanya 1 perawan yg dinikahi nabi Muhammad dan selebihnya adalah janda-janda yg ditinggal mati oleh suaminya dan mereka tidak memiliki penghasilan utk membiayai kehidupan mereka tsb.

So alasan nabi Muhammad saw bukan hanya untuk memuaskan “Sex” semata!

Kutipan kedua dari pria yang memiliki poligami (sumber penuturan dari pemilik resto wong solo)
Wanita menginginkan kehidupan yang lebih baik, dilindungi dan rasa aman, semua itu tidak dimiliki oleh laki-laki yang masih single.
Perbandingan wanita dan laki-laki adalah 1:3. kalau 1 sudah dinikahi maka bagaimana nasib yg 2 wanita lainnya. Apakah mereka bisa jadi pelacur, pengemis, perawan tua dll.
Maka solusinya adalah “Poligami”

Kalau mo dibahas pasti panjang krn poligami itu spt 2 mata uang yg tergantung orangnya (red:niat).


Kenyataan yang ada sekarang :
Yap! Dalil Poligami hanya sebagai suatu alasan si laki-laki untuk melancarkan niatnya utk melakukan gaya hidup ini. Ada yang menjalani dengan dengan sembunyi-sembunyi dan ada yg terang-terangan (seperti karakter pak haji dan pak lik difilm Berbagi Suami).


Bukan hanya pria yang kaya tapi bahkan pria yang berfinansial pas-pasan pun ingin melakukan hal ini. Kita bisa liat
difilm “Berbagi Suami berbagai golongan pria yang memilih hidup berpoligami dan bagaimana repotnya punya istri lbh dari satu, belum lagi harus membiayai anak-anaknya yang super banyak itu.


Yap
! Itu bukan Sex semata krn banyak hal yg hrs dilakukan jika memilih gaya hidup itu (red:kerja keras). Dari kecemburuan, finansial, biaya untuk anak dan membagi cinta secara adil (this hard one).


Gara-gara nonton film ini (sebenarnya kepengen liat reaksi dari si dia) membuat me and him have little fight about it.
Dia setuju bahwa tidak benar adanya jika niat laki-laki itu untuk nikah lagi adalah untuk memuaskan sexnya semata dan semakin banyak istrinya, maka semakin muda belia yg dipilihnya.
Itu “maruk” namanya dan menutup kesempatan utk pria lajang menikahi wanita tsb dan wanita itu utk menjalani hidup sesuai impiannya (bisa diliat dari bagaimana kehidupan si Siti yg pergi ke Jakarta utk merubah nasib dan Ming yg berbakat sbg artis stlh mereka setuju dgn poligami dalam film “Berbagi Suami”).


Tapi dia juga menjelaskan (emang bikin gw lemes sih) bahwa wanita punya waktu biologis (menopause) yg dimana laki-laki tdk mengalaminya yg bisa membuat mereka utk melakukan perzinahan (felt like old t-shirt, after enjoy to wear and suddenly buy new one after we not look good again). Yah itu memang fitrah seorang laki-laki.
Or wanita tersebut tidak bisa melahirkan seorang anak sbg keturunannya (felt like broken machine).
Or pria itu menikahi lagi untuk menolong/menaikkan derajat wanita miskin (tp tetep cari yg cantik kl bisa yg montok), pelacur (kebanyakan jadi istri simpenan), non-islam (ceritanya mo nyebarin agama islam), janda tua (kl bisa dapet yg muda ngapain yg tua) supaya terjaga kehormatannya.

Still with all his explanations, I’m a woman who wants to have 100% my husband body, soul and time with so much jealousy, love and feeling.
And still make me don’t want to run live in polygamy.

Bottom line: women have to be independent (red: have job)!!!
Bec u never knows when
ur husband have though to run live polygamy and u not agree with that.

So honey, please let me know if u wanna married again, so I can move to my next step of life, not just STUCK with u!!!

Oh yah one thing
Setelah dalil yg menghalalkan poligami itu ada 2 dalil yg menyebutkan:

  1. Jika kamu tidak mampu untuk berpoligami, maka cukup 1 istri saja
  2. Sesungguhnya manusia itu tidak pernah akan bisa adil (krn manusia punya kecenderungan utk menyukai/berpihak kpd sesuatu lbh dr yg lain)


*just my thought*
*advice: should to talk abt this issue with
ur future husband or ur own husband, so u will know more abt his thought*
*bukan khusus utk yg beragama islam aja krn banyak juga pria non-islam melakukan hal spt ini tp lbh dibilang perselingkuhan*

Pic from www.berbagisuami.com

About the film: http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0603/26/utama/2541109.htm

40 thoughts on “Opiniku & dia ttg “Berbagi Suami”

  1. berusaha dan berdoa aja Ya’berusaha untuk selalu menyenangkan suami dan berdoa semoga suami tidak mendapatkan kesenangan dari perempuan lain :)kenyataannya laki-laki juga mikir seribu kali kok sebelum berpoligamigak cuma berkecukupan dibidang materi kan, musti bisa membahagiakan istri2nya juga

  2. banyak pasangan yang tetap utuh manakala istrinya mengalami menopause, karena banyak sekali yang diurus (atau dipikirkan), manakala seorang laki-laki dan perempuan berkomitmen untuk hidup bersama dalam sebuah ikatan pernikahan. tak sesederhana itu. begitu istri menopause, suami lantas berpoligami (baca: kawin lagi dengan perempuan muda). atau parahnya, melakukan perzinahan. *dan perzinahan bukan monopoli lelaki, melainkan kedua belah pihak; laki-laki dan perempuan.

  3. topik yang sensitif =)saya sendiri masih belum ngerti bener koq aya… cuma baru bisa menduga-duga dan berprasangka baik, bahwa kebolehan yang sekarang dianggap kontroversial ini, somehow, dibuat karena ada manfaatnya bagi kita bersama… (both pria dan wanita)apalagi yang bikinnya adalah pencipta manusia itu sendiri, yang saya yakin mengerti dan sudah mempertimbangkan betul feature2 dari manusia (termasuk rasa cemburu)… tinggal kitanya yang mau membuka pikiran dan hati, serta berusaha untuk mengerti atau nggak?dan gimanapun hasil pencariannya… semuanya kembali ke pribadi masing2 koq… toh yang nanti berhadapan dengan Sang Pencipta saat harus mempertanggungjawabkan semua tingkah lakunya di dunia, adalah kita sendiri bukan? =)wassalam,

  4. myshant said: kenyataannya laki-laki juga mikir seribu kali kok sebelum berpoligami

    aku bilang sihhh tergantung orangnya juga shant… dulu aku pernah punya supir… tua, ndut, gak cakep… tapi isterinya sampe tiga… itupun sering gonta-ganti.tapi biasanya pria jenis gini punya ciri2 khas koq… jadi para wanita bisa menghindar dari awal… kalo mau

  5. kangbayu said: aku bilang sihhh tergantung orangnya juga shant… dulu aku pernah punya supir… tua, ndut, gak cakep… tapi isterinya sampe tiga… itupun sering gonta-ganti.

    mantan supirku juga begitu bay, hidupnya susah, ngutang melulu ama kantor tapi istrinya 2. Pendapat gue, laki2 yg berpoligami rata2 krn NAFSU. *maap ya kaum laki2 yg berpoligami*

  6. nggak usah terlalu kuatir soal polygini (bukan polygami, karena perempuan tidak boleh bersuami lebih dari 1). islam does not promote polygini. jadi, ini bukan perintah atau anjuran, melainkan sebuah pembatasan. lihat saja, kondisi pada saat ayat tsb diturunkan. perlu juga dilihat ayat lain, QS 24:32, and marry among you who are single (single kan artinya nggak punya istri atau suami).just my 2 cents

  7. myshant said: berusaha dan berdoa aja Ya’berusaha untuk selalu menyenangkan suami dan berdoa semoga suami tidak mendapatkan kesenangan dari perempuan lain :)kenyataannya laki-laki juga mikir seribu kali kok sebelum berpoligamigak cuma berkecukupan dibidang materi kan, musti bisa membahagiakan istri2nya juga

    smoga yah mba ;)makanya dia ditatar terus….;p (if he is the one, who knows)

  8. tianarief said: banyak pasangan yang tetap utuh manakala istrinya mengalami menopause, karena banyak sekali yang diurus (atau dipikirkan), manakala seorang laki-laki dan perempuan berkomitmen untuk hidup bersama dalam sebuah ikatan pernikahan. tak sesederhana itu. begitu istri menopause, suami lantas berpoligami (baca: kawin lagi dengan perempuan muda). atau parahnya, melakukan perzinahan. *dan perzinahan bukan monopoli lelaki, melainkan kedua belah pihak; laki-laki dan perempuan.

    smoga spt itu!krn alasan itu spt the biggest reason of all.and makes us look like old t-shirt tht no longer look good.yah kl perzinahan sih gak didominasi sm laki-laki ajaliat aja para selebs yg memiliki PIL (pria idaman lain) or WIL (wanita idaman lain)smoga tdk terjadi sm aku nnt yah!

  9. mbot said: gue ngebayangin waktu nonton film ini, komentar soraya jauh lebih seru dan lebih ‘mendalam’ ketimbang waktu nonton jomblo :-))))

    wakakkakakakakakkkk….jd malu ;pkapan yah nonton rame-rame lagi?tp jgn malem bgt donks!

  10. kangbayu said: apalagi yang bikinnya adalah pencipta manusia itu sendiri,

    memang Allah swt yg buat peraturan itu dan sdh dicontohkan dgn baik oleh nabi Muhammad.tetap hukumnya Sunah bukan wajib dan banyak kriteria utk bisa melakukan gaya hidup spt itu.tp kenyataannya banyak yg melanggarnya dan menjadikan dalil itu sbg hal utk memperlancar tindakan mereka!spt di film itu 3 pria yg berperan, smuanya memakai dalil itu dan menyalahgunakannya!opiniku disini cuma make statement abt this sensitive case!also make my future husband knows wht im thinking abt!

  11. my2cubs said: nggak usah terlalu kuatir soal polygini (bukan polygami, karena perempuan tidak boleh bersuami lebih dari 1). islam does not promote polygini. jadi, ini bukan perintah atau anjuran, melainkan sebuah pembatasan. lihat saja, kondisi pada saat ayat tsb diturunkan. perlu juga dilihat ayat lain, QS 24:32, and marry among you who are single (single kan artinya nggak punya istri atau suami).just my 2 cents

    polygini….?kayaknya aku gak bicarain hal itu deh (OOT)juga termasuk jarang ada wanita bisa spt itu krn si laki-laki pst lbh posesif thd istrinya.juga termasuk jarang ada wanita yg bisa melayani (scr sex) 2 laki-laki….wahahahahha…1 laki-laki aja udh capek bener ;p (byk maunya)ayat QS 24:32 itu hanya menganjurkan utk menikahi yg single means gak masalah kl mau nikahin yg janda/duda kan😉

  12. bundakirana said: ntar kalo dah nikah, si Abang jgn terlalu dicurigai terus loh..ntar malah mikir gini “ya udah deh, sekalian aja”, kekeke

    setuju sama yg ini mba’ dina …beri ruang bagi suami agar dia tetep merasa nyaman bersama kita (istrinya)kalau dia nyaman sama kita, mau nyari kenyamanan kemana lagi selain pulang ke istri ?

  13. kangbayu said: aku bilang sihhh tergantung orangnya juga shant… dulu aku pernah punya supir… tua, ndut, gak cakep… tapi isterinya sampe tiga… itupun sering gonta-ganti.tapi biasanya pria jenis gini punya ciri2 khas koq… jadi para wanita bisa menghindar dari awal… kalo mau

    ups, iya juga yah …yg mikir seribu kali itu pendapat suwami siy :Dmemuaskan satu istri aja capek, emang dengkul gak capek buat memuaskan wanita laen ..huehehehekalo’ becanda niy, aku suka bilang “boleh aja poligami, tapi sama wanita karier yg kaya”ntar istri kedua ikut nyari nafkah, aku jaga anak di rumah sambil ngempih lumayan gak pusing mikirin cicilan toh :)))

  14. kalo dilihat jamannya sih kayaknya mengaraj ke sana, kemarin aku baru aja diajak diskusi ma seorang ikhwan (ex pacar sebenarnya) dia nanya opiniku ttg poligami, so dia cerita tiap melakukan ta’aruf (penjajakan) sama perempuan selalu nanyain opininya (nggak ngerti deh upayanya nelpon saya dalam rangka mau ta’aruf or nggak he he…) rupanya dia emang udah niat poligami meski masih pas-pas an, alasannya Demi Allah untuk menolong katanya, bukan karena sex, “kamu tau kan De, dari dulu aku suka banget nolong orang, jadi aku melakukan polygami untuk menolong,” jadi pilihannya nggak terantuk sama yang lebih muda en lebih sexy, janda beranakpun oke, asal butuh ditolong. ketika dia nanya, “Gimana dengan kamu?’ saya jawab bahwa saya nggak tau apa yang akan terjadi esok. pada dasarnya saya mengakui kebenaran ayat itu, bahwa di masa yang akan datang jumlah wanita emang lebih banyak dari pria. Saya mana tahu mungkin 10 tahun ato 15 tahun kemudian, saya sebagai seorang istri mungkin kasihan melihat ada teman saya yang belum nikah, sedangkan suami saya kemampuannya bisa, siapa tau malah saya yang menawarkan. Karena kalo tawaran itu dari saya, berarti saya udah ikhlas, dan mungkin masyarakat sudah menerima konsep ini dengan lebih obyektif, jadi kita pun pede dengan lingkungan.gitu deh. Emang rame deh kalo ngobrolin poly

  15. bundakirana said: ntar kalo dah nikah, si Abang jgn terlalu dicurigai terus loh..ntar malah mikir gini “ya udah deh, sekalian aja”, kekeke…

    untungnya aku gak cemburuan…kikikiki malahan dia yg lbh cemburu….;ptp gak tau yah kl nnt…;psebenarnya laki-laki yg memiliki WIL or plan to get poligamy sih ada pola tingkah laku yg sama (ini berdasarkan ntn oprah show) dan ada buku petunjuknya utk mengenal pola tingkah laku tsb (maybe i need to buy tht book). so gak hrs curigaan mulu kan ;)wanita kan dihadiahkan perasaan yg halus oleh Allah, makanya kita bisa tau kl sidia mulai larak-lirik ;psmoga tidak…..amit-amit!!!

  16. myshant said: setuju sama yg ini mba’ dina …beri ruang bagi suami agar dia tetep merasa nyaman bersama kita (istrinya)kalau dia nyaman sama kita, mau nyari kenyamanan kemana lagi selain pulang ke istri ?

    yap istri hrs jadi ibu utk anak-anaknya dan sahabat utk suaminya

  17. myshant said: kalo’ becanda niy, aku suka bilang “boleh aja poligami, tapi sama wanita karier yg kaya”ntar istri kedua ikut nyari nafkah, aku jaga anak di rumah sambil ngempihlumayan gak pusing mikirin cicilan toh :)))

    wahhahahahahahhaha….boleh jg tuh idenya….kikikiki ;ptp kl beneran ngimana tuh ada spt itukyk diceritanya bajaj bajuri tuh waktu bajuri ketemu temennya imah perawan tua (msh cantik jg) yg kaya raya yg butuh bener suami….hayoooooo mba shant ngimana tuh!

  18. laurakhalida said: kalo dilihat jamannya sih kayaknya mengaraj ke sana, kemarin aku baru aja diajak diskusi ma seorang ikhwan (ex pacar sebenarnya) dia nanya opiniku ttg poligami, so dia cerita tiap melakukan ta’aruf (penjajakan) sama perempuan selalu nanyain opininya (nggak ngerti deh upayanya nelpon saya dalam rangka mau ta’aruf or nggak he he…) rupanya dia emang udah niat poligami meski masih pas-pas an, alasannya Demi Allah untuk menolong katanya, bukan karena sex, “kamu tau kan De, dari dulu aku suka banget nolong orang, jadi aku melakukan polygami untuk menolong,” jadi pilihannya nggak terantuk sama yang lebih muda en lebih sexy, janda beranakpun oke, asal butuh ditolong. ketika dia nanya, “Gimana dengan kamu?’ saya jawab bahwa saya nggak tau apa yang akan terjadi esok. pada dasarnya saya mengakui kebenaran ayat itu, bahwa di masa yang akan datang jumlah wanita emang lebih banyak dari pria. Saya mana tahu mungkin 10 tahun ato 15 tahun kemudian, saya sebagai seorang istri mungkin kasihan melihat ada teman saya yang belum nikah, sedangkan suami saya kemampuannya bisa, siapa tau malah saya yang menawarkan. Karena kalo tawaran itu dari saya, berarti saya udah ikhlas, dan mungkin masyarakat sudah menerima konsep ini dengan lebih obyektif, jadi kita pun pede dengan lingkungan.gitu deh. Emang rame deh kalo ngobrolin poly

    wah mgk si ikhwan itu sdg mencari istri yg mau dipoligami yah….;pjawabannya jg bagus tuh laura tp tetep aja we never know wht going in the future yah!jg kita gak pernah tau dalamnya hati seseorgkan ;)tp aku tetep gak kepengen.

  19. sorayalannazia said: kyk diceritanya bajaj bajuri tuh waktu bajuri ketemu temennya imah perawan tua (msh cantik jg) yg kaya raya yg butuh bener suami….hayoooooo mba shant ngimana tuh!

    yah …namanya juga becanda Ya, pengennya gak terjadi :psemoga siy dalam beberapa puluh tahun kedepan suamiku gak ketemu sama perawan tua yg butuh suami Ya’ ..:)

  20. myshant said: yah …namanya juga becanda Ya, pengennya gak terjadi :psemoga siy dalam beberapa puluh tahun kedepan suamiku gak ketemu sama perawan tua yg butuh suami Ya’ ..:)

    hahahhahahahahaha…..iya yah mba shant smoga!sama-sama berdoa nih!aku blm nikah aja udh deg2an ngini yak apalagi yg udh…kikikiki

  21. laurakhalida said: but…. beneran…. ngak tau apa yang akan terjadi, meski…..imbalannya surga bagi wanita yang mau di poly………

    huhuhuhuhu….gak tau deh kl soal surga.biarpun mau dipoly bukan jaminan bakalan lolos gak mampir bentar dineraka kan….;p

  22. sorayalannazia said: opiniku disini cuma make statement abt this sensitive case!also make my future husband knows wht im thinking abt!

    iyah, ngerti koq aya, aku juga ngereply cuma mewadahi kepenasaran juga… siapa tau ada yang punya pencerahan buat pemikiranku yang seperti itu =)

  23. sorayalannazia said: Tapi dia juga menjelaskan (emang bikin gw lemes sih) bahwa wanita punya waktu biologis (menopause) yg dimana laki-laki tdk mengalaminya yg bisa membuat mereka utk melakukan perzinahan (felt like old t-shirt, after enjoy to wear and suddenly buy new one after we not look good again). Yah itu memang fitrah seorang laki-laki.Or wanita tersebut tidak bisa melahirkan seorang anak sbg keturunannya (felt like broken machine).Or pria itu menikahi lagi untuk menolong/menaikkan derajat wanita miskin (tp tetep cari yg cantik kl bisa yg montok), pelacur (kebanyakan jadi istri simpenan), non-islam (ceritanya mo nyebarin agama islam), janda tua (kl bisa dapet yg muda ngapain yg tua) supaya terjaga kehormatannya.

    Hmmm…Saya belum tahu apakah menopouse itu bisa membuat laki-laki cenderung zinah. Apakah yg menopouse itu tidak bisa melakukan tugas2nya?Katanya dokter, atau dari ilmu biologi, penentu kelamin anak itu laki2, begitu juga dibilang di Quran. Sehingga sepertinya kalo ada masalah soal keturunan, harus diperiksa dua2nya ya? Trus kalo ternyata si suami yg mandul, apa si istri bisa poliandri atau cari suami lagi?Kalo menolong/menaikkan derajat wanita miskin, pelacur, dll itu tidak ada jalan lain kecuali menikahinya?Eh tapi saya laki2, ya senang2 ajah kali ya

  24. yah begitulah dunia gak akan ada keadilan secara merata!kl istri yg mandul silaki2 pst minta kawin lg, tp kl sisuami yg mandul jarang istri yg minta kawin lg!yah ngimana gak seneng bisa dpt istri 2!

  25. kl dr diriNya pst memperlakukan kita secara adil yg bermanfaat utk kitatp manusia tdk punya keadilan scr merata krn manusia punya sifat kecenderungan menyukai sesuatu hal tertentumisalnya aja : dari segitu banyaknya teman kita, pst hanya sedikit org yg bisa kita bagi rahasia kita dan org yg kita cintai tanpa embel-embel pamrih😉

  26. mbaktika said: tulisannya kagak keliatan pok, sama sama BG nya merah kagak bisa baca aye.

    sorry mba tika!dulu backgroundnya putih jadi bisa pake warna apapunsetelah ganti ke warna ini, jadi warna merah bata ditulisan yang suka aku pake jadi tenggelam deh ;pudh ku ganti tuh😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s