Mengapa Anjing Najis (sesi tanya jawab)

Anjing najis ditilik dari sisi mana?air liurnya atau kotorannya?bukankah binatang lainnya juga memiliki najis yang sama?Dan bila ditilik dari sisi kesehatan,bukankah sekarang kita sudah memiliki vaksinasi khusus hewan peliharaan?Seperti contoh:mengapa setan diciptakan,dan kita dilarang mengikuti bisikannya?karena pembangkangannya setan sendiri terhadap perintah ALLAh SWT,dan akan tetap menjadi pembangkang hingga akhir jaman kelak.Namun berbeda halnya dengan anjing.Bila memang anjing di haramkan,lalu mengapa ALLAH SWT menciptakan anjing itu sendiri tanpa menciptakan manfaatnya bagi umatnya didunia.Adakah ayat Al-Qur’an yang mendasari pernyataan mengenai anjing tersebut,selain sunnah-sunah Rassulullah A.S.Karena saya merasa kurang puas dengan penjelasan-penjelasan yang ada.Dengan kelebihan-kelebihan yang dimiliki anjing yang hanya bisa dieksploitasi oleh orang non-muslim,maka disini kita sebagai muslim hanya bisa menjadi penonton diarena.Saya mohon bantuannya,sebelumnya saya ucapkan terimakasih.

Ressanita Emalia
JL. R.E. Martadinata No.39 Ciputat-Tangerang
2004-05-05 14:32:57


Jawaban:

Assalamu `alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh
Alhamdulillahi rabbil `alamin, washshalatu wassalamu `ala sayyidil mursalin, wa ba`du,

Kenajisan anjing itu sebenarnya merupakan salah satu hal yang diperselisihkan para ulama. Sebagian dari mereka mengatakan bahwa anjing tidak najis. Dan sebagian lainnya yang lebih mayoritas mengatakan bahwa anjing itu najis, baik liurnya ataupun tubuhnya bila basah.

Perbedaan pendapat ini terjadi karena para ulama menggunakan dalil nash dari hadits yang berbeda-beda juga. Tapi tak satu pun yang menajiskannya berdasarkan faktor kesehatan atau masalah adanya jenis kuman tertentu yang dibawa anjing.

Sebab urusan najis sama sekali tidak ada kaitannya dengan kuman, virus ataupun kesehatan. Urusan najis masuk dalam wilayah ritual peribadatan. Di dalam agama ini, ada sebagaian masalah yang dikatakan ritual, yaitu masalah yang memang aturan dan tata caranya telah ditentukan secara baku dari Yang Maha Kuasa.

Contoh masalah ritual ini seperti hubungan antara buang angin (kentut) dengan wudhu. Sama sekali tidak masuk akal bila ada orang kentut lalu wudhu?nya batal dan harus mengambil air wudhu? lagi. Dari semua disiplin ilmu manapun kita tidak akan pernah mendapatkan keterangan logis yang menjelaskan hubungan antara kentut dengan wudhu?. Kecuali dari sisi ilmu syariah yang memandangnya bahwa hubungan keduanya adalah hubungan ritual peribadatan semata. Jadi semua aturan itu sama sekali tidak pernah didasarkan kepada logika, tetapi kepada atuan yang baku dari Yang Maha Tahu, yaitu Allah SWT. Semua paket aturan dari-Nya disampaikan kepada kita melalui Rasulullah SAW.

Lalu mengapa Allah SWT membuat aturan ritual sedemikian rupa ?

Jawabnya sederhana saja, karena Dia adalah Tuhan dan kita adalah manusia. Tuhan itu tidak perlu ditanya mengapa melakukan ini atau itu. Sebab kalau ditanya seperti itu, maka berkuranglah nilai ketuhanannya. Manusia tidak punya hak untuk mendapatkan penjelasan logis tentang semua tindakan dan kemauan tuhan. Sebab tuhan tidak perlu mempertanggung-jawabkan perbuatannya kepada makhluk yang Dia Ciptakan sendiri. Yang harus memberikan penjelasan logis atas tindakannya hanya lah manusia di depan tuhannya nanti di akhirat. Sebab manusia itu ciptaan-Nya.

Maka selama sebuah aturan itu merupakan bagian dari ritual yang Allah SWT tentukan kepada kita untuk melaksanakannya, tugas kita hanya menjalankannya sja demi mendapat ridha-Nya.

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

sumber : www.syariahonline.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s